0

Jiu Pin Lian (็Ž–ๅ“่Žฒ) – Tanjong Pagar

Selain Ang Mo Kio ternyata Jiu Pin Lian ada juga di International Plaza yang letaknya dekat dengan kantor saya *yaayyy* masih harus jalan kurang lebih 10 menit sih, tapi okelah untuk selingan kalau bosan dengan makanan di Ming Shan.

Meskipun sama-sama Jiu Pin Lian tapi ternyata menunya tidak semua sama dengan cabang ang mo kio, set ala carte lebih banyak dan mereka tidak sayur ready untuk mixed rice seperti stall di ang mo kio.

Lokasinya benar-benar gampang dicari, sampai International plaza masuk dari lobby coffee bean langsung naik eskalator belok ke kanan, ketemu deh.. ๐Ÿ˜

Resto didekor ala-ala cafe masa kini jadi dindingnya dihiasi grafitti lucu-lucu yang lumayan buat background selfie (kalau hobi ๐Ÿ˜œ). Spot favorit saya sih di pojokan dekat jendela, biar bisa makan sambil merenungi masa depan tsaaah

fave spot-pojok kiri


Untuk makanan rasanya ok menurut saya, meskipun pricey untuk makanan sehari-hari tapi sebanding dengan porsi dan rasanya ๐Ÿ˜Š. Berikut menu yang sering saya coba:

 

img_7586

Fried Prawn Rice Set – SGD 6.9

Black pepper chicken rice set – SGD 6.9

Spagheti – SGD 6.9


Kimchi udon – SGD 6.9

img_7645

Fried Sotong – SGD 3.9

ps: untuk rice set sudah termasuk segelas ocha panas ๐Ÿ™‚

 

Jiu Pin Lian (็Ž–ๅ“่Žฒ) – Tanjong Pagar

Open Mon-Fri 7:30am-4:30pm, Sat 7:30am-2:00pm

International Plaza #02-49, 10 Anson Rd, Singapore 079903

Phone: 98102332

Location on Google Map

 

Advertisements
0

The Boneless Kitchen – Irving Place

Akibat kecanduan k-drama dan variety show korea saya jadi penasaran dengan korean food terutama jajang myeon! Tapi masalahnya saya tidak pernah menemukan restoran korea vegetarian, restoran korea biasa semuanya pasti menggunakan bawang *sedih*.

Sampai akhirnya saya menemukan The Boneless Kitchen resto korean food yang khusus untuk vegetarian dan tanpa bawang! Akhirnya bisa nyobain juga kimchi dan jajangmyeon *happy*

Sembari menunggu makanan kita akan diberikan snack potato salad dan kimchi, dari 2x kunjungan saya baru tahu jenis yang diberikan bisa berbeda-beda.

Berikut foto makanan yang kami coba:

potato salad+kimchi


Kimchi Fried Rice


Omelette


Jajang Myeon


Kimchi Jigae

kimchi mandu, kimchi pancake


Sayangnya perut dan lidah saya memang bukan tipe petualang.. jadi tidak bisa mentolerir asam, pedas dan rasa yang unik *sigh*, dari semua menu yang sudah kita coba yang saya favorit malah omelet dan kimchi pancakenya, yeap saya malah suka side dish daripada main menunya :p

Tapi bukan berarti kapok sih, kapan-kapan pasti bakal balik karena belum nyobain bibimbapnya hihi..
The Boneless Kitchen (website)
#01-31, 1 Irving Pl, Singapore 369546

Location on google map

0

Jiu Pin Lian (็Ž–ๅ“่Žฒ) – Ang Mo Kio

img_7169
Saya menemukan stall ini dari stalking salah satu user IG, ternyata lokasinya sangat dekat dari rumah dan akhirnya jadi favorit saya setiap weekend.

Cewe penjaga stall ini sangat ramah dan baik. Waktu kunjungan pertama kali saya sampai sudah lewat dari jam 6 dan mereka sebenarnya sudah tutup, tapi mungkin karena melihat tampang saya yang melas dia pun menanyakan pada rekannya makanan apa yang masih ada, jadilah menu pertama yang saya coba Mutton Curry Rice (seharusnya ada kuah kari, tapi waktu itu sudah kehabisan)

Mutton Curry Rice

Rasanya? Enaaak… Walaupun tanpa kuah kari tetap rasa muttonnya enak, yang paling saya suka adalah side dish tahu kuningnya.. Nope itu bukan scrambled egg tapi tahu tumis kunyit gitu.

Kunjungan selanjutnya saya mencoba menu lainnya sbb:

Salad Chicken Rice Set

Plum Sauce Chicken Rice Set – chickennya terlanjur dicomot sebelum difoto :p

Laksa

Untuk rice set semua sudah termasuk side dish: tumis bokchoy, kuah dan fruit salad. Chicken katsunya sebenarnya kulitnya kurang garing agak ketebelan tapi tetap rasanya enak, lagipula masih sebanding lah dengan harganya menurut saya. Untuk laksa meskipun harganya 3.5 tapi isinya lumayan royal. Menu favorit kami di stall ini adalah Salad Chicken Rice Set.

Menu

็Ž–ๅ“่Žฒ (Jiu Pin Lian)

Blk 340 Ang Mo Kio Aveย 1

Singapore 560340

Location on google map

1

Hu Babbling: Renungan Mid 2016

Tidak terasa sudah setengah 2016 berlalu, pas banget semalam saya mendapat kabar bahagia (semi-happy sih karena masih banyak T&C applied-nya) tapi paling tidak sedikit melegakan lah ๐Ÿ˜€

Di malam yang sama juga saya menemukan blog ini dari share teman saya di Facebook, yang bikin saya nangis-nangis semaleman padahal saya tidak kenal juga dengan penulis maupun keluarganya. Tapi sungguh saya salut dengan semangat juang penulis, bagaimana dia lebih rela mengorbankan waktunya di dunia asalkan hidupnya lebih bermakna, dan attitudenya dalam menghadapi masalahnya, may God bless her and her families. Cerita penulis seperti reminder (a big one!) bagi saya, for not take everything for granted, kembali bersyukur untuk semua kebahagiaan dan kelancaran kecil yang saya peroleh, keluarga yang baik, dan kesehatan (paling penting!).

Pada dasarnya saya tahu bahwa harus senantiasa bersyukur, tapi yaah namanya manusia kadang suka ga tau diri juga, selalu merasa kurang, selalu mengeluh suami begini begitu, kerjaan begini begitu, dst dst.. memang harus sering membaca cerita perjuangan orang lain untuk mengingatkan betapa beruntungnya saya.

2016 masih ada setengah lagi, semoga belum terlambat untuk menetapkan resolusi hehehe.. semoga bisa bertahan dan jadi lebih baik:

  1. Bersikap positif dan menularkan energi positif
  2. Stop mengeluh!
  3. Olahraga (sejak kerja jadi absen jalan)
  4. Mulai vegan (badan ini sebenarnya sudah protes kalau makan dairy a.k.a diare dan kembung, tapi selama ini masih badung :p)

Let’s have a more meaningful 2nd half 2016 shall we ๐Ÿ™‚