0

Getting fit in Hu’s way

Me and workout is 2 way waaaay different world, i never work out, my sport grade at school were very bad, it’s even hard for me to complete a sprint (sob..) But reading those articles about health, i realize that i should start to work out if i want to have healthy old days 😦

So when my boss ask me if i was interested to buy these fitness package, i said ok right away as it’s quite cheap and i got companion, everything will be easier when you do it with friend, right?

1. Military fitness basic training (GBK-Senayan)
I bought the trial package with 3 session without knowing what i’m getting into. The sessions were tough, even the warming up session made me want to faint (LOL), imagine someone who never run then suddenly have to do things 10 times (or maybe hundred times) harder. But honestly it’s a bit comforting also to see that some people also struggle like me to do all the task.

What i like from MBFT is:

  • The trainer is fun, he encourages not discourages, he can make me push through my limit
  • The training attendees are very friendly, he also fix your position/move
  • The ambience is nice, it’s not like you train individually
  • 2. Fitness first (Grand Indonesia)
    I bought starter package with 14 days validity. Since it’s very near to my office, i went there almost every working day (yeah pelit maksimal hahhaha) but still skipped a couple days due to overtime in office. My whole body still sore after the first week, but it’s getting better on the 2nd week.

    What i like from FF is:

  • i really like the classes, run/walk while watching scandal on TV
  • FF in grand indonesia has swimming pool, i managed to improve my swimming skill a bit (thanks to my boss who taught me patiently)
  • 3. 7 minute workout
    I know about this workout from twitter, search it in google play and there are varies apps for it. It’s free, simple, but honestly not easy to do hahaha..

    I did not join the membership at those fitness centre, back to my old not-healthy habit 😥 but i still trying to sit less and move more, i set personal target to complete 7 minute workout everyday 🙂

    Note: Pardon my bad english, i’m still learning here 😀

    0

    Edisi Curhat: Ojek with Gojek

    Hidup di Jakarta itu pasti akan cinta banget dengan sarana transportasi: Motor
    Karena tidak berani bawa motor sendiri, saya seringnya naik ojek, selain tarifnya yang lebih murah dari taksi, waktu tempuhnya lebih singkat, di saat mobil-mobil berhenti, motor bisa lewat dari samping dengan mulus *dadah-dadah ke mobil yang ‘parkir’ hihihi…

    Biasanya saya naik ojek yang mangkal dekat kost, tapi entah kenapa belakangan ini mulai tidak bisa diandalkan, seringnya pas saya butuh pas kosong karena abangnya narik semua 😦 nah kebetulan banget saya dapet info dari teman dan dari twitter juga ada yang namanya Gojek. Awalnya saya taunya hanya bisa lewat telp, tapi ternyata belakangan baru tahu ada mobile appsnya juga.. wow!

    Dari pengalaman 7 kali menggunakan gojek berikut curhat saya:
    Enaknya:

    • Di jam non-peak, sangat bisa diandalkan, telp csnya cepat diangkat dan ojek cepat tiba
    • Mobile appsnya juga menyenangkan, UI-nya simple tapi canggih, kita bisa locate ada berapa driver gojek di sekitar lokasi kita (setiap driver kayaknya install apps yang bisa ditrack keberadaannya), kurang lebih setengah jam sebelumnya kita pasti dapet info nama driver dan bisa track juga driver ini sudah sampai mana (dengan catatan GPS ponsel kita harus tetap on)
    • Jika lokasi pick up kita agak terpencil, driver akan contact dengan kualitas suara yang baik (saya pernah dicontact oleh driver taksi tapi kualitas suaranya buruk sekali, sampai akhirnya harus saya yang nyamperin si taksi 😦 )
    • Dapat penutup rambut dan masker, ini penting banget terutama untuk cewek-cewek yang resik dan ogah sharing helm (ketika naik ojek biasa, saya menggunakan hoodie atau topi)
    • Mas drivernya baik-baik, ada 2x kejadian tidak menyenangkan di perjalanan tapi mas drivernya ga emosian

    Ga enaknya:
    Nah layaknya semua layanan jasa di seluruh dunia, ada enak pasti ada ga enaknya juga kan, berikut listnya versi saya:

    • Di jam peak, layanan telp cs-nya sangat susah dihubungi, antara sibuk dan tidak diangkat-angkat
    • Akses mobile appsnya sangat bergantung pada sinyal operator ponsel user, berhubung sinyal di tempat saya juga pas-pasan, seringkali saya tidak bisa membuka apps gojek di ponsel (padahal buka apps google maps masih ok), kalaupun bisa buka apps tapi tidak bisa mencari lokasi, hiks
    • Pernah sekali pengalaman saya order di jam pulang kerja dan hujan yang akhirnya macet dimana-mana, drivernya ga nyampe2 karena stuck (jakarta oh jakarta)

    Yah kalau sudah ketemu bagian ga enaknya seperti di atas, akhirnya saya kembali lagi ke jasa ojek yang sudah di depan mata aja, memang kata orang kalau sudah rejeki ga akan kemana hehehe..

    Ps: untuk yang belum pernah menggunakan gojek, bisa install dan masukan kode 130096 di bagian gojek Credit untuk mendapatkan free credit sebesar 50 ribu rupiah 🙂